Pantai Klayar: Harga Tiket, Spot Foto dan Kelebihannya

Pacitan adalah kota di Jawa Timur dengan begitu banyak potensi wisata alam. Bahkan, kota ini dijuluki kota 1001 Gua lantaran banyaknya gua yang terbentuk secara alami. Namun, yang akan kita bahas kali ini adalah tentang pantainya. Berbatasan langsung dengan samudera di bagian selatan, opsi pantai yang bisa kamu sambangi banyak sekali. Salah satunya adalah Pantai Klayar.

Mungkin kamu pernah mendengar nama pantai ini dari lirik lagu maestro campur sari Didi Kempot. Namun, sudahkah kamu tahu keistimewaannya? Cari tahu di sini, ya.

Sekilas tentang Pantai Klayar

Keindahan Pantai Klayar Pacitan Jawa Timur
Keindahan Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur (foto: instagram.com/pantaiklayarpacitan/)
Nama PantaiPantai Klayar
LokasiDusun Kalak, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur (Cek di Google Maps)
Jam bukaSetiap hari, 24 jam
Harga tiket masuk (HTM)Orang dewasa: Rp15.000,00
Anak-anak: Rp10.000,00
Daya tarik pantaiSeruling laut, tebing Sphinx, pasir putih
Rating pantaiMisalnya, 4,5/5.0 – 11.757 ulasan Google.

Pantai Klayar merupakan salah satu 10 pantai di Jawa Timur yang lagi hits. Hal ini karena Pantai Klayar memiliki bibir pantai yang cantik, fasilitas wisata yang lengkap dan spot sunset yang indah.

Ada banyak hal lain yang membuat pantai ini menjadi terkenal, faktor-faktornya bersumber dari alam. Pasir Pantai Klayar warnanya putih, memunculkan kesan bersih dan cerah. Saat memasuki area pantai, rasanya ingin hati segera duduk dan membenamkan kaki di dalam lautan pasir. Maka, nggak heran jika banyak wisatawan berbondong-bondong memadati pantai ini.

Menemani keindahan bibir pantai, ombaknya pun cukup besar. Namun, ombaknya tidak seekstrem pantai selatan seperti Parangtritis Yogyakarta atau Jatimalang Purworejo. Hal ini terjadi salah satunya karena ia merupakan pantai berkarang. Ombaknya pun menjadi terpecah dan tidak terlalu deras saat mencapai bibir pantai. Kendati begitu, untuk aktivitas berenang, kamu tetap harus ekstra berhati-hati.

Selain memecah ombak, ada keistimewaan lain dari karang di pantai ini. Karang-karangnya memiliki lubang. Sehingga, air laut bisa masuk melalui lubang itu, menyembur, bercampur angin, dan menimbulkan efek suara bak seruling. Inilah yang dikenal sebagai atraksi Seruling Laut atau Seruling Samudra. Sayup-sayup suaranya berkelindan dengan deburan ombak, menciptakan ketenangan di dalam hati.

Di atas pasir yang berwarna putih kecokelatan itu, terhampar berbatuan besar yang warnanya abu-abu. Kombinasi ini menciptakan kontras yang menyenangkan, baik dalam rekaman foto mau pun pandangan mata.

Untuk pergi ke Pantai Klayar, kamu bisa melalui Wonogiri jika berangkat dari Jakarta, Yogyakarta, atau Surakarta. Ya, kota Pacitan memang terletak di perbatasan Jawa Tengah-Jawa Timur bagian selatan.

Perjalanan menuju Pantai Klayar akan melewati jalanan dengan kontur bukit yang menurun. Dari kejauhan, keindahan pantai seolah memanggil-manggilmu untuk segera tiba.

Setelah sampai, kamu akan disambut oleh tulisan besar “Pantai Klayar” lengkap dengan promenade dan juga tempat duduk. Akses ke pantai mudah, parkiran nyaman, dan jalan menuju ke sana pun tergolong besar dan tertata. Pantai Klayar memang destinasi wisata favorit sehingga kenyamanan pengunjung betul-betul diperhatikan. Ia bukan pantai terpencil yang sulit diakses.

Di dekat Pantai Klayar, juga terdapat dua pantai lain, yakni Pantai Ngiroboyo dan Pantai Ngandul. Pantai Ngandul adalah pantai bertebing yang cocok buat penyuka eksotisme. Sementara itu, Pantai Ngiroboyo memiliki wahana naik perahu dan terkenal menawarkan minuman kelapa segar.

Selain itu, masih ada banyak keunikan lain seperti karang berbentuk Sphinx dan Air Mancur Alami. Ingin tahu lebih lanjut mengenai keunikan-keunikan Pantai di Jawa Timuryang viral ini? Mari lanjut baca.

Rute ke Pantai Klayar

Baru mau ke Pantai Klayar untuk pertama kalinya? Inilah rute-rute ke Pantai Klayar dari berbagai kota terdekat:

Daya Tarik Pantai Klayar

Ada begitu banyak hal asyik yang bisa kamu temukan di Pantai Klayar. Apa saja? Jelajahi lebih dalam di sini.

  1. Seruling Laut dari Karang-Karang

Inilah atraksi alami yang dicari oleh banyak pengunjung saat pergi ke Pantai Klayar. Atraksi ini bahkan jarang kamu temui di pantai lain.

Seruling laut adalah suara yang timbul akibat efek air laut bercampur angin yang masuk melalui lubang karang-karang tengah laut. Suaranya merdu seolah ada putri duyung yang tengah memainkan seruling nun jauh di sana. Daya magis suara ini memberikan rasa nyaman pada para pengunjung. Rasanya begitu damai di hati.

Seruling laut akan terdengar semakin jelas terutama pada saat angin berembus kencang dan pantai tak terlalu ramai. Sembari menikmati suara seruling laut, kamu juga bisa menyeruput air kelapa muda.

  1. Spot selfie dan aktivitas

Karena merupakan destinasi wisata yang betul-betul dikelola, banyak tempat swafoto yang bisa kamu temukan di sana. Yang pertama tentu adalah area depan Pantai Klayar. Area ini diresmikan oleh pemerintah pada tahun 2019 dan dilengkapi dengan tulisan Pantai Klayar dalam ukuran besar, tangga, dan ruang luas untuk berdiri atau untuk duduk.

Di sekitarnya, ada pula area berpaving luas yang bisa digunakan untuk nongkrong atau bahkan untuk aktivitas senam pagi. Angin pantai dan udara bersih akan membuat kegiatan olahraga semakin maksimal.

Selain area khusus tersebut, kamu juga bisa melakukan swafoto di tempat lain seperti di atas batu-batu besar atau di depan tebing Sphinx.

  1. Tebing Berkarang Sphinx

Inilah hal tak kalah unik yang bisa kamu temukan hanya di Pantai Klayar. Tebing berkarang Sphinx ini letaknya di bibir pantai.

Mengapa disebut Sphinx? Saat dilihat dari jarak yang agak jauh, bagian atas tebing terlihat seperti Sphinx, makhluk mitologi Mesir yang berupa singa berkepala manusia. Makhluk mitologi ini diabadikan dalam patung-patung raksasa.

Kamu tak harus jauh-jauh terbang ke Mesir untuk berfoto dengan latar Sphinx yang eksotis. Kamu bisa pergi ke Pantai Klayar untuk merasakan keajaiban ini.

Karang Sphinx juga tersambung dengan tebing besar utama. Tebing karang besar di Pantai Klayar bisa dinaiki dengan tangga. Karang ini juga merupakan spot favorit utama yang dicari oleh pengunjung dan merupakan ikon Pantai Klayar. Dari tebing karang ini, kamu bisa melihat pantai dan laut dengan lebih jelas.

  1. Pasir Putih

Pasir Pantai Klayar berwarna putih karena banyaknya kandungan mineral kuarsa di dalamnya. Kendati hanya dipengaruhi oleh keberadaan mineral khusus, warna putih ini memberikan pesona tersendiri.

Warna putih membuat pantai terlihat bersih dan Instagrammable. Rasanya, kaki pun tak menjadi kotor kendati berjalan-jalan tanpa sandal.

Pesona warna putih pada pantai inilah yang memberikan kesan seolah kamu tengah berlibur di pantai tropis negara empat musim.

  1. Warung-Warung Makan

Sebagai objek wisata favorit dan andalan Pacitan, tentu ada banyak fasilitas yang disediakan. Salah satunya adalah warung makan.

Kamu tidak perlu khawatir soal perut. Di Pantai Klayar, berjejer warung-warung makan yang menyajikan berbagai menu. Ada camilan, nasi ayam, hingga makanan laut. Semuanya bisa mengobati rasa laparmu.

Kamu juga dapat membeli minum di warung untuk dibawa duduk di pinggir pantai.

Fasilitas wisata di Pantai Klayar

Berbagai fasilitas di Pantai Klayar siap untuk membuatmu merasa nyaman dan betah saat berlibur di sana.

Fasilitas umum yang ditawarkan antara lain:

  • Toilet
  • Area parkir yang luas
  • Area untuk berkumpul/berolahraga
  • Tempat sampah
  • Tempat duduk
  • Toko oleh-oleh makanan

Sementara itu, fasilitas khususnya antara lain:

  • Spot selfie bertuliskan Pantai Klayar
  • Tangga menuju tebing

Spot foto cantik di Pantai Klayar

Inilah foto-foto yang dibawa pulang para pengunjung saat menikmati Pantai Klayar:

Spot foto ikonis di pintu masuk Pantai Klayar Pacitan Jawa Timur
Spot foto ikonis di pintu masuk Pantai Klayar, Pacitan (foto: instagram.com/pantaiklayar24jam/)
Spot foto cantik di Pantai Klayar Pacitan Jawa Timur
spot foto cantik di Pantai Klayar, Pacitan, Jawa Timur (foto: instagram.com/yudhasoc/)
Pantai Klayar Spot foto cantik di bibir pantai
Spot foto cantik di bibir pantai area wisata Pantai Klayar (foto: instagram.com/pantaiklayarpacitan/)
Keindahan sunset di Pantai Klayar Pacitan Jawa Timur
Keindahan sunset di Pantai Klayar (foto: instagram.com/pantaiklayarpacitan/)
Jalan jalan di bibir pantai dengan menikmati pemandangan cantik Pantai Klayar
Menyusuri bibir pantai yang cantik (foto: instagram.com/pantaiklayarpacitan/)

Perkiraan biaya pengeluaran saat berwisata

Berikut perkiraan biaya yang akan kamu keluarkan saat bertamasya di Pantai Klayar. Biayanya bisa berbeda tergantung apa yang kamu beli di sana

Harga tiket masukRp10.000,00-Rp15.000,00
Biaya parkirRp2.000,00 (motor) dan Rp5.000,00 (mobil)
Biaya makanRp10.000,00-Rp100.000,00
Biaya minumRp4.000,00-Rp30.000,00
Biaya oleh-oleh makanan (sale pisang bentuk anggur)Rp15.000,00-Rp30.000,00
Biaya toiletRp2.000

Berdasarkan data di atas, kamu bisa menghabiskan uang di bawah Rp20.000,00 jika hanya masuk dan menikmati pantai. Namun, jika kamu ingin makan, kamu bisa menghabiskan sekitar Rp50.000,00-Rp150.000,00 per orangnya.

5 kelebihan dan kekurangan Pantai Klayar

Beberapa kelebihan dan kekurangan dari Pantai Klayar ini dapat menjadi pertimbangan sebelum kamu pergi ke sana:

Kelebihan Pantai Klayar:

  • Pasir pantainya menimbulkan kesan putih bersih
  • Mudah diakses
  • Fasilitas dasar lengkap
  • Terdapat beberapa keajaiban alam
  • Di dekat pantai, terdapat banyak penginapan

Objek wisata yang terkenal ini juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diantisipasi:

  • Harus berhati-hati saat berenang karena banyak karang dan ombak yang besar
  • Tidak banyak atraksi laut seperti banana boat, ATV, dsb
  • Wisatawan membludak saat hari libur
  • Tidak ada tourist information center
  • Kurangnya SAR dan security

Kesimpulan

Pantai Klayar adalah objek wisata yang menarik. Jalan menuju ke sana juga relatif mudah dengan pemandangan yang indah. Saat sampai, kamu akan dimanjakan oleh angin pantai, seruling laut, hingga pemandangan karang yang cerah nan eksotis. Jika ke Pacitan, jangan lupa untuk menyambanginya, ya. Karena, belum ke Pacitan kalau belum ke pantai ikonisnya–Pantai Klayar!